HATI-HATI SI CACAR ULAR !!!

21:36

Herpes Zoster 


Herpes Zoster adalah penyakit cacar ular yang disebabkan oleh infeksi virus varisela-zoster yang menyerang kulit dan mukosa (membran selaput lendir).

APA ITU CACAR ULAR / HERPES ZOSTER??

Insiden Herpes Zoster adalah 1,2 sampai 3,4 per 1.000 orang. Insiden sesuai usia yaitu kurang dari satu per 1.000 anak, dan dua belas per 1.000 orang pada penderita berusia lebih dari 65 tahun. Meskipun dapat menyerang semua usia, herpes zoster sering terjadi pada orang dewasa dan usia lanjut. Sekitar 80% terjadi pada orang yang berusia lebih dari 20 tahun, sekitar 30% terjadi pada orang berusia lebih dari 55 tahun, dan hanya 5% yang terjadi pada anak kurang dari 14 tahun.
TAHUKAH ANDA ??? 
Herpes Zoster merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri. Namun, untuk mencegah memberatnya gejala kliniks dan timbulnya komplikasi, diperlukan terapi yang efektif sesuai nasihat dokter. 
Herpes zoster umumnya merupakan kelanjutan dari cacar air. Herpes zoster jika menyerang mata, dinamakan herpes zoster oftalmikus, dapat menyebabkan kebutaan. Infeksi VVZ juga dapat menjalar ke paru-paru, hati, dan otak. Sindrom Ramsay-Hunt merupakan bentuk khusus herpes zoster yang bercirikan muka perot, kelainan kulit, telinga berdenging, vertigo, mual, gangguan pendengaran dan pengecapan.

PENYEBAB HERPES ZOSTER / CACAR ULAR

Virus Varicella-zoster (VVZ). VVZ merupakan virus herpes pada manusia tipe 3 (HHV-3), berinti DNA.

POTRET KLINIS 

  • Masa tunas tujuh sampai dua belas hari.
  • Sering mengenai wajah, batang tubuh, termasuk dada.
  • Lesi-lesi baru tetap timbul selama kira-kira satu minggu.
  • Pernah sakit cacar air pada masa anak-anak.
  • Pada orang tua, penyakit ini tampak lebih parah dan lama.
  • Dapat di dahului gejala prodromal, seperti flu, demam, pusing, atau nyeri kepala, selera makan berkurang atau menghilang, rasa tidak enak badan, atau badan terasa lemas. Gejala prodromal ini dapat terjadi sampai satu minggu sebelum timbul ruam di kulit.
  • Khas : nyeri hebat yang terus menerus pada masa akut.
  • Nyeri otot dan tulang, gatal, pegal, timbul kemerahan, gelembung (berdiameter kurang dari satu sentimeter berisi cairan jernih) yang bergerombol dan unilateral (mengenai satu sisi tubuh), setelah beberapa hari menjadi keruh (abu-abu), dapat bercampur darah. cairan ini bisa mengering di atas kulit, disebut krusta.
  • kelenjar limfe regional dapat terasa perih, melunak, membengkak.
  • Jika satu sampai tiga bulan setelah membaik rasa sakit masih menetap, kondisi ini disebut neuralgia pascaherpes (NPH). Hanya 20% penderita herpes zoster yang berlanjut menjadi NPH. NPH paling sering pada usia diatas 55 tahun.

Terapi Herpes Zoster


TERAPI HERPES ZOSTER / CACAR ULAR

Obat antivirus. Efek samping obat antivirus adalah mual, muntah, nyeri kepala, pusing, dan nyeri perut. Pemberian antivirus bertujuan mengurangi replikasi virus, mengurangi radang, mempercepat kesembuhan, mencegah lesi baru muncul, serta mengurangi keparahan dan lama nyeri.

Untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri, dipakai obat analgesik dan narkotik. Calamin lotion bisa mengurangi rasa sakit dan gatal. Vitamin neutrotropik dapat ditambahkan.

Untuk NPH, dapat diberi asiklovir dan antidepresan trisiklik selama tiga sampai enam bulan setelah rasa sakit berkurang. Obat antikonvulsan atau antikejang digunakan sebagai pengendali rasa sakit pada NPH.

PENCEGAHAN HERPES ZOSTER / CACAR ULAR

Vaksin herpes zoster (Zostavax) dari virus hidup yang dilemahkan efektif untuk mencegah herpes zoster dan NPH. Sebaiknya diberikan untuk usia 60 tahun atau lebih. Kortikosteroid sering digunakan untuk mencegah NPH.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »